Subscribe

Kamis, 28 Mei 2009

Children Learns What They Live

(by Dorothy Law Nolte)

 



If a child lives with criticism, he learns to condomn…

(Jika anak dibesarkan dengan celaan, ia belajar memaki)

If a child lives with hostility, he learns to fight…

(Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, ia belajar berkelahi)

If a child lives with ridicule, he learns to be shy…

(Jika anak dibesarkan dengan cemoohan, ia belajar rendah diri)

If a child lives with shame, he learns to feel guilty…

(Jika anak dibesarkan dengan penghinaan, ia belajar menyesali diri)

If a child lives with tolerance, he learns to be patient…

(Jika anak dibesarkan dengan toleransi, ia belajar menahan diri)

If a child lives with encouragement, he learns to confident…

(Jika anak dibesarkan dengan dorongan, ia belajar percaya diri)

If a child lives with praise, he learns to appreciate…

(Jika anak dibesarkan dengan pujian, ia belajar menghargai)

If a child lives with fairness, he learns justice…

(Jika anak dibesarkan dengan sebaik-baiknya perlakuan, ia belajar keadilan)

If a child lives with security, he learns to have faith…

(Jika anak dibesarkan dengan rasa aman, ia belajar menaruh kepercayaan)

If a child lives with approval, he learns to like himself…

(Jika anak dibesarkan dengan dukungan, ia belajar menyenangi diri)

If a child lives with acceptance and friendship,  he learns to find love in the world.

(Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan, ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan)



Keterangan:

Puisi ini saya kutip dari buku 'Psikologi Komunikasi' karya Jalaluddin Rahmat (1998), salah satu buku favorit saya.

0 komentar:

Posting Komentar